BACAKORAN.CO - Ada satu masalah yang hampir pasti pernah mengganggu penghobi aquascape: kaca aquarium mulai dipenuhi alga hijau atau lapisan kecokelatan.
Pada awalnya mungkin hanya berupa bintik-bintik kecil. Namun jika dibiarkan, alga bisa semakin tebal dan membuat tampilan aquascape terlihat kusam. Pemandangan tanaman, hardscape, hingga ikan di dalam aquarium pun menjadi kurang maksimal.
Selain membersihkan kaca secara manual, penghobi biasanya memanfaatkan hewan yang berperan sebagai clean-up crew. Dua pilihan yang cukup populer adalah udang Amano dan keong nerite.
BACA JUGA:7 Jenis Ikan Hias Air Tawar Murah Meriah Tapi Bikin Aquarium Rumah Mewah, Yuk Simak Daftarnya!
Lantas, mana yang lebih efektif untuk mengatasi alga di kaca aquascape?
Udang Amano, Jagoan untuk Alga Rambut dan Sisa Organik
Amano shrimp dikenal sebagai salah satu udang hias yang cukup efektif membantu mengendalikan alga di aquarium.
Udang ini terutama berguna ketika aquascape mengalami masalah alga rambut, sisa makanan, dan berbagai material organik yang menumpuk di dalam aquarium.
Aktivitas Amano juga membantu menjaga area tanaman dan hardscape tetap lebih bersih.
Namun, ada satu hal yang perlu dipahami. Amano shrimp bukanlah "mesin pembersih" yang mampu menghilangkan seluruh alga dalam waktu singkat.
Jika kaca sudah tertutup lapisan alga tebal dan mengeras, udang biasanya tidak cukup kuat untuk membersihkannya. Alga yang sudah menempel kuat tetap sebaiknya dikerok secara manual terlebih dahulu.
Dengan begitu, udang dapat membantu mempertahankan kondisi kaca dan area aquarium setelah alga yang membandel dibersihkan.
BACA JUGA:3 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta Seru Abis, Ajak Ayang Aquarium Date Kuy, Auto Makin Romantis!
Cherry Shrimp Cocok untuk Alga Ringan dan Biofilm
Selain Amano, cherry shrimp juga sering dipelihara dalam aquascape.
Udang jenis ini dapat membantu memakan biofilm, sisa organik, dan alga ringan yang terdapat di permukaan tanaman maupun hardscape.
Meski demikian, kemampuan cherry shrimp dalam membersihkan kaca umumnya tidak sekuat Amano shrimp.
Karena itu, jika tujuan utama adalah mengendalikan alga yang cukup banyak, Amano biasanya lebih layak dipertimbangkan.