BACAKORAN.CO - Ada orang yang hampir selalu memasukkan tangan ke dalam saku celana ketika berjalan, berdiri, berbicara, bahkan saat sedang menunggu. Sekilas, kebiasaan ini terlihat sepele. Namun dalam psikologi dan kajian bahasa tubuh, gerakan tangan memang dapat menjadi salah satu bagian dari komunikasi nonverbal.
Lantas, apa arti orang yang suka memasukkan tangan ke saku celana? Apakah mereka pemalu, tidak percaya diri, atau justru sedang merasa nyaman?
Jawabannya tidak sesederhana itu. Bahasa tubuh sangat dipengaruhi konteks, situasi, kebiasaan, budaya, serta karakter masing-masing individu. Meski demikian, ada beberapa kemungkinan karakter atau kondisi psikologis yang dapat tercermin dari kebiasaan tersebut.
BACA JUGA:6 Kebiasaan Orang Cerdas di Pagi Hari, Bikin Hari Lebih Produktif
1. Suka Kenyamanan dan Merasa Santai
Memasukkan tangan ke saku bisa menjadi posisi tubuh yang terasa nyaman bagi seseorang. Ketika sedang santai, berjalan sendirian, atau berbincang dengan orang yang sudah dikenal, posisi tersebut mungkin muncul secara spontan.
Orang yang sering melakukannya belum tentu sedang merasa gugup atau tidak percaya diri. Bisa saja ia memang memiliki kebiasaan tubuh yang membuatnya merasa lebih rileks.
Karena itu, jangan buru-buru menganggap seseorang yang memasukkan tangan ke saku sebagai pribadi tertutup.
BACA JUGA:Jangan Langsung Tidur, 7 Kebiasaan Kecil Ini Bisa Bikin Istirahat Lebih Berkualitas
2. Cenderung Menjaga Diri
Tangan yang berada di dalam saku terkadang membuat seseorang merasa memiliki semacam "ruang aman". Dalam situasi sosial tertentu, posisi tersebut dapat menjadi cara tidak sadar untuk mengurangi gerakan tubuh dan membuat diri terasa lebih terkendali.
Hal ini mungkin terlihat pada orang yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
Misalnya, ketika berada di sebuah acara yang dipenuhi orang asing, seseorang mungkin lebih sering memasukkan tangannya ke saku daripada menggunakan gestur tangan secara terbuka.
3. Bisa Menunjukkan Rasa Gugup
Dalam situasi tertentu, tangan di saku juga dapat menjadi respons ketika seseorang merasa canggung atau gugup.
Ketika seseorang tidak tahu harus meletakkan tangannya di mana saat berbicara, saku celana menjadi tempat yang praktis. Dengan begitu, gerakan tangan yang tidak terarah dapat berkurang.
Namun, indikatornya perlu dilihat bersama bahasa tubuh lain. Jika tangan di saku disertai menghindari kontak mata, tubuh kaku, sering mengubah posisi, atau berbicara dengan nada tidak stabil, kemungkinan seseorang memang sedang merasa kurang nyaman.
BACA JUGA:Tidur 7–8 Jam Tapi Masih Lelah? Ini 7 Kebiasaan yang Jadi Biang Kerok!