Stok Beras Nasional Aman 10 Bulan, Harga Masih Tinggi

Kamis 17 Sep 2026 - 04:00 WIB
Reporter : Wira
Editor : djarwo

BACAKORAN.CO - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman hingga sekitar 10 bulan ke depan. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut total ketersediaan beras nasional berada di kisaran 25–26 juta ton, meski harga beras di tingkat konsumen masih dirasakan tinggi.

Kondisi tersebut memperlihatkan adanya perbedaan antara ketersediaan beras secara nasional dan harga yang dibayar masyarakat di pasar.

Pemerintah menyatakan pasokan cukup menghadapi musim kemarau panjang serta potensi dampak El Nino, sementara upaya stabilisasi harga tetap dilakukan.

Amran menjelaskan, stok nasional tersebut tidak hanya berasal dari cadangan beras yang dikelola Perum Bulog.

Perhitungan juga mencakup beras yang tersedia di masyarakat serta hasil tanaman padi yang siap dipanen atau standing crop. 

BACA JUGA:Jika 3 Tahun Perum Bulog Tak Bangun Gudang, Pemkab Muara Enim Batalkan Hibah Lahan 3 Hektar

Stok Beras Capai 25–26 Juta Ton

Menurut Amran, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog berada di kisaran 5 juta ton. Selain itu, produksi dari tanaman padi siap panen diproyeksikan sekitar 10 juta ton.

Pasokan lainnya berasal dari beras yang berada di rumah tangga serta sektor hotel, restoran, dan kafe. 

Dengan kebutuhan konsumsi nasional sekitar 2,5–2,6 juta ton per bulan, pemerintah memperkirakan ketersediaan tersebut cukup hingga sekitar Juni 2027. 

Angka tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat cadangan pangan. 

Sebelumnya, Kementan mencatat stok Bulog mencapai sekitar 5,25 juta ton pada Agustus 2026. 

Sementara proyeksi BPS juga menunjukkan produksi beras Januari–September 2026 mencapai 28,71 juta ton. 

Pemerintah juga telah menyiapkan tambahan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) medium sebanyak 1 juta ton. 

Tambahan tersebut dijadwalkan untuk memperkuat pasokan pasar pada periode Oktober hingga Desember 2026 dan dilanjutkan sampai memasuki masa panen berikutnya. 

Kategori :