Tambang Emas Ilegal di Jambi Longsor, 8 Pekerja Tewas Tertimbun Saat Masih Bekerja
Proses evakuasi korban di lokasi longsor tambang emas ilegal di Sarolangun, Jambi, pada Senin (19/1/2026). --Polda Jambi
Akibat kejadian tersebut sebanyak 12 orang pekerja terdampak, seluruh korban diketahui merupakan warga setempat.
Delapan di antaranya dinyatakan meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran, sementara empat orang lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi mengalami luka-luka.
“Sementara masih ditemukan 8 meninggal dunia, 4 orang luka. Nanti kita lihat lagi karena tim masih di lapangan,” ujarnya.
Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur.
Aparat kepolisian bersama instansi terkait mengerahkan ratusan personel untuk melakukan pencarian dan pengangkatan korban dari timbunan tanah.
BACA JUGA:Netanyahu Resmi Gabung Dewan Perdamaian Trump, Isyarat Arah Baru Diplomasi Global Israel
BACA JUGA:Pembunuh dan Perampok Sadis Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Terdakwa Hanya Tertunduk
Medan yang sulit serta kondisi tanah yang labil akibat hujan menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.
“Yang utama adalah, kita melakukan evakuasi, dengan total 123 personel, mulai dari Brimob, Samapta, dengan berkoordinasi dengan instansi terkait,” jelas Erlan.
Tim gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun.
Aparat juga melakukan pengamanan di sekitar area tambang guna mencegah aktivitas penambangan lanjutan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Selain melakukan evakuasi, kepolisian juga mulai melakukan langkah-langkah lanjutan terkait peristiwa tersebut.
BACA JUGA:Sergap Bandar Narkoba, Polisi Temukan Barang Bukti Berserakan di Dalam Rumah
BACA JUGA:Karawang Lumpuh! Banjir 2,5 Meter Rendam Permukiman, Warga Terjebak di Rumah Panggung
Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap aktivitas penambangan emas tanpa izin yang beroperasi di lokasi kejadian, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan pengawasan tambang ilegal tersebut.