bacakoran.co

Banjir Mengancam, Alarm Peringatan Dini Menggema di Bekasi, Warga Bersiap Mengungsi!

Alarm peringatan dini banjir menggema di Kota Bekasi saat ketinggian air Kali Bekasi meningkat, Rabu malam.--Youtube-@Liputan6

BACAKORAN.CO - Suasana malam di Kota Bekasi, Jawa Barat, mendadak mencekam pada Rabu (28/1/2026).

Suara alaram peringatan dini banjir menggema keras di sejumlah wilayah saat ketinggian air Kali Bekasi terus meningkat.

Bunyi sirene tersebut menjadi tanda bahaya bagi warga bahwa banjir berpotensi datang sewaktu-waktu, memaksa masyarakat untuk segera bersiap melakukan evakuasi.

Melansir dari video youtube @Liputan6, Alarm yang berbunyi bukan tanpa alasan.

BACA JUGA:Hari Kelima Banjir Belum Surut, Pagi Ini Permukiman Warga Periuk Tangerang Masih Terendam hingga 2 Meter

BACA JUGA:Penampakan Hunian Sementara Penyintas Banjir di Aceh Tamiang, Warga: Alhamdulillah Sangat Terbantu

Sistem tersebut merupakan Early Warning System (EWS) atau Sirene Peringatan Dini Banjir yang dipasang oleh Pemerintah Kota Bekasi bekerja sama dengan BPBD.

Alat ini berfungsi mendeteksi kenaikan muka air sungai secara real time dan memberikan peringatan lebih awal kepada warga yang tinggal di wilayah rawan banjir.

Menurut pantauan di lapangan, sirene mulai berbunyi saat debit air Kali Bekasi menunjukkan tren naik signifikan akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu.

Getaran suara alarm terdengar hingga radius cukup jauh, membuat warga langsung waspada.

BACA JUGA:Banjir Tak Kunjung Surut! Warga Periuk Damai Tangerang Terpaksa Bertahan di Pengungsian

BACA JUGA:Banjir Bandang Pemalang Telan 1 Korban Jiwa Terseres Arus, BPBD Evakuasi Warga

Beberapa keluarga terlihat mulai mengamankan barang-barang berharga, sementara lainnya bersiap menuju lokasi pengungsian.

Ketua RT setempat, Pungut, membenarkan kondisi tersebut.

Banjir Mengancam, Alarm Peringatan Dini Menggema di Bekasi, Warga Bersiap Mengungsi!

Puput

Puput


bacakoran.co - suasana  di kota bekasi, jawa barat, mendadak mencekam pada rabu (28/1/2026).

suara  menggema keras di sejumlah wilayah saat ketinggian air kali bekasi terus meningkat.

bunyi sirene tersebut menjadi tanda bahaya bagi warga bahwa  berpotensi datang sewaktu-waktu, memaksa masyarakat untuk segera bersiap melakukan evakuasi.

melansir dari video youtube @liputan6, alarm yang berbunyi bukan tanpa alasan.

sistem tersebut merupakan early warning system (ews) atau sirene peringatan dini banjir yang dipasang oleh pemerintah kota bekasi bekerja sama dengan bpbd.

alat ini berfungsi mendeteksi kenaikan muka air sungai secara real time dan memberikan peringatan lebih awal kepada warga yang tinggal di wilayah rawan banjir.

menurut pantauan di lapangan, sirene mulai berbunyi saat debit air kali bekasi menunjukkan tren naik signifikan akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu.

getaran suara alarm terdengar hingga radius cukup jauh, membuat warga langsung waspada.

beberapa keluarga terlihat mulai mengamankan barang-barang berharga, sementara lainnya bersiap menuju lokasi pengungsian.

ketua rt setempat, pungut, membenarkan kondisi tersebut.

ia mengatakan bahwa begitu alarm berbunyi, warga langsung memahami arti peringatan itu.

“alarm berbunyi dan warga bersiap-siap untuk mengungsi,” ujar pungut.

di kota bekasi sendiri, sistem ews telah dipasang di sejumlah titik strategis.

setidaknya terdapat enam titik ews di kecamatan jatiasih, terutama di sepanjang aliran kali bekasi dan kali cikeas.

selain itu, empat unit ews lainnya berada di lokasi rawan banjir seperti kali lengkak di bekasi timur, bendung prisdo, dan pintu air utama.

keberadaan alat ini diharapkan mampu menekan risiko korban jiwa akibat banjir mendadak.

meski belum seluruh wilayah terdampak genangan, bunyi alarm menjadi pengingat keras bahwa banjir adalah ancaman nyata bagi warga bekasi.

banyak warga mengaku trauma dengan banjir besar yang kerap datang tiba-tiba, terutama saat hujan lebat mengguyur wilayah bogor dan sekitarnya sebagai daerah hulu.

bpbd kota bekasi mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan bunyi sirene, tetap memantau informasi resmi, serta segera mengevakuasi diri jika kondisi air terus meningkat.

warga juga diminta menyiapkan tas siaga berisi dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini banjir dalam mitigasi bencana.

dengan adanya ews, warga memiliki waktu berharga untuk menyelamatkan diri dan mengurangi risiko kerugian lebih besar.

hingga rabu malam, petugas masih terus memantau kondisi debit air kali bekasi.

warga di bantaran sungai diminta tetap waspada, karena cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Tag
Share