Bocah 12 Tahun Meninggal dengan Luka di Sekujur Tubuh Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Korban Minta Autopsi

Sabtu 21 Feb 2026 - 07:00 WIB
Reporter : Rida Satriani
Editor : Rida Satriani

SUKABUMI, BACAKORAN.CO – Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang bocah berusia 12 tahun asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini menjadi perhatian publik. 

Bocah bernama NS itu meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) sore setelah sebelumnya sempat dirawat intensif di rumah sakit.

Kronologi Kejadian yang Mengundang Tanda Tanya

Peristiwa ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan kondisi tubuh NS yang penuh luka dan lepuhan. 

Dugaan kuat mengarah pada ibu tiri sebagai pelaku kekerasan.

BACA JUGA:Viral! Aksi Warga Indramayu Usir Ibu Tiri Gegara Sering Aniaya Anak Sambung

BACA JUGA:Tragis! Ibu Tiri di Lampung Tega Siram Bocah dengan Air Panas, Begini Kronologinya

Ayah korban, Anwar Satibi (38), mengaku awalnya menerima telepon dari istrinya yang menyebut NS sakit panas dan mulai mengigau. 

Namun, saat Anwar pulang dari pekerjaannya, ia terkejut melihat kondisi anak sulungnya yang tidak seperti biasanya. 

Padahal, sebelum berangkat bekerja, NS dalam keadaan sehat.

“Faktanya sebelum saya berangkat, anak saya sehat-sehat saja. Pas saya pulang, kulitnya sudah pada melepuh,” ungkap Anwar dengan mata berkaca-kaca.

Keterangan Korban di IGD

Kejanggalan semakin terasa ketika NS sempat memberikan keterangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

Saat ditanya mengenai penyebab luka, bocah itu menyebut dirinya dipaksa minum air panas. 

Pernyataan tersebut membuat dugaan kekerasan semakin menguat.

Setelah dirawat di IGD, NS dipindahkan ke ruang ICU. Namun, kondisi tubuhnya yang semakin melemah membuat nyawanya tidak tertolong. 

“Dari IGD masuk ICU, habis dari ICU meninggal,” kata Anwar lirih.

Proses Hukum dan Autopsi

Kategori :