BACAKORAN.CO - Sedikit makan tapi berat badan naik menjadi keluhan yang cukup sering terdengar.
Banyak orang merasa porsi makan sudah dikurangi, camilan dibatasi, tetapi angka timbangan justru terus merangkak naik.
Kondisi ini kerap memicu rasa frustrasi, terutama bagi yang sedang berjuang menjaga bentuk tubuh.
Fenomena tersebut ternyata bukan sekadar sugesti.
Dalam dunia medis, ada beberapa faktor yang membuat tubuh tetap menyimpan lemak meski asupan makan terasa sedikit.
Salah satu penyebab utamanya adalah perlambatan metabolisme tubuh.
BACA JUGA:Labu Siam Rebus Ternyata Bukan Sayur Biasa, Khasiatnya Bikin Tubuh Lebih Fit
BMR Melambat, Tubuh Jadi Hemat Kalori
Dokter spesialis gizi klinik, dr Iflan Nauval, M.ScIH, SpGK, Subsp.KM, SpKKLP, AIFO-K menjelaskan bahwa kondisi ini erat kaitannya dengan Basal Metabolic Rate (BMR).
BMR adalah jumlah kalori minimum yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi dasar saat sedang beristirahat total.
Saat BMR melambat, tubuh membakar kalori lebih sedikit dibanding biasanya.
Akibatnya, makanan dalam jumlah kecil pun bisa lebih mudah disimpan menjadi cadangan energi berupa lemak.
Menurutnya, orang yang merasa sedikit makan tetapi gampang gemuk kemungkinan mengalami penurunan kecepatan metabolisme dasar.
BACA JUGA:Daun Sirih Cina, Tanaman Liar yang Diam-Diam Punya Segudang Khasiat untuk Tubuh
Otot Malas Membakar Kalori