Fantastis! Polisi Telusuri Aliran Dana Rp13,9 Triliun dari Sindikat Judi Online Hayam Wuruk, Begini Modusnya

Jumat 26 Jun 2026 - 21:29 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

Fantastis! Polisi Telusuri Aliran Dana Rp13,9 Triliun dari Sindikat Judi Online Hayam Wuruk, Begini Modus hingga Ancaman Hukumnya

BACAKORAN.CO, Jakarta – Aparat kepolisian terus mengembangkan penyelidikan terhadap sindikat judi online (judol) yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta. Nilai transaksi yang ditelusuri mencapai Rp13,9 triliun, menjadikannya salah satu pengungkapan kasus judi online terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Tak hanya membongkar praktik perjudian ilegal, penyidik kini juga menelusuri jejak aliran dana, pihak-pihak yang menikmati keuntungan, hingga kemungkinan adanya jaringan internasional yang terhubung dengan operasi tersebut.

BACA JUGA:Geger! 287 WNA Resmi Jadi Tersangka Kasus Judi Online Internasional, Sindikat Kelola 145 Situs ,Omzet 13,9 T

Besarnya nilai transaksi menunjukkan bahwa bisnis judi online tidak lagi dijalankan secara sederhana, melainkan menggunakan sistem keuangan, teknologi, dan jaringan yang terorganisasi.

Fakta Penting Kasus Judi Online Hayam Wuruk

Beberapa poin utama yang menjadi perhatian dalam pengungkapan kasus ini antara lain:

  • Nilai transaksi yang ditelusuri mencapai Rp13,9 triliun.
  • Operasi diduga melibatkan ratusan warga negara asing (WNA).
  • Aktivitas dilakukan dari kawasan pusat ibu kota.
  • Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap aktor intelektual dan penerima keuntungan utama.
  • Penelusuran dilakukan terhadap rekening, aset, hingga kemungkinan praktik pencucian uang.

Besarnya nominal tersebut memperlihatkan bahwa bisnis judi online mampu menghasilkan perputaran uang dalam skala sangat besar dalam waktu relatif singkat.

BACA JUGA:Kecanduan Judi Online, Pembobol Kotak Amal 4 Masjid di Lahat Dibekuk

Mengapa Polisi Fokus Menelusuri Aliran Dana?

Dalam penanganan kejahatan ekonomi, uang merupakan bukti paling penting.

Pelaku bisa saja berganti identitas, memindahkan lokasi operasi, atau menggunakan teknologi untuk menyamarkan aktivitasnya. Namun, aliran dana umumnya meninggalkan jejak yang dapat ditelusuri penyidik.

Melalui analisis transaksi keuangan, aparat dapat mengidentifikasi:

  • Rekening penerima dana.
  • Pihak yang berperan sebagai penampung.
  • Jaringan pembayaran.
  • Pembagian keuntungan.
  • Dugaan aset hasil tindak pidana.

Pendekatan ini juga membuka peluang untuk menjerat pelaku dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) apabila terbukti menyamarkan hasil kejahatan.

BACA JUGA:Emas Bernilai Rp232 Juta Milik Dokter Disikat Maling, Pelaku Tertangkap, Uangnya Habis untuk Judi Online

Modus Operasi Sindikat Judi Online Semakin Kompleks

Kasus judi online berskala besar umumnya tidak hanya mengandalkan satu situs.

Dalam banyak pengungkapan sebelumnya, sindikat biasanya menggunakan berbagai metode agar aktivitas mereka sulit dideteksi, seperti:

  • Mengoperasikan banyak domain secara bergantian.
  • Memanfaatkan server di luar negeri.
  • Menggunakan rekening nominee atau rekening pinjaman.
  • Memecah transaksi ke berbagai akun bank maupun dompet digital.
  • Merekrut operator dari berbagai negara.

Pola tersebut membuat penyidikan membutuhkan kerja sama lintas lembaga, termasuk analisis transaksi keuangan dan koordinasi internasional apabila ditemukan keterlibatan jaringan luar negeri.

Kategori :