Dianggap Lalaikan SOP, Owner Terra Drone Indonesia Resmi Jadi Tersangka dalam Kebakaran Maut!

Jumat 12 Dec 2025 - 22:04 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

Situasi di sekitar lokasi kejadian sangat padat, banyak warga berkerumun di depan gedung, sementara ruas Jalan Letjen Suprapto mengalami kemacetan akibat mobil pemadam kebakaran dan ambulans yang terus bergerak keluar masuk. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.32 WIB, namun proses penyisiran berikutnya menemukan korban tambahan hingga total 22 orang meninggal dunia.

Setelah api benar-benar dipastikan padam dan seluruh peralatan dirapikan, kepolisian bersama tim laboratorium forensik akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab utama kebakaran. 

BACA JUGA:BKSDA Kerahkan 4 Gajah Jinak Bantu Bersihkan Puing Pascabanjir di Pidie Jaya

BACA JUGA:Viral Penipuan WO Ayu Puspita Capai Rp16 Miliar, Ratusan Korban Geruduk Rumah Pelaku

“Setelah semua rapi, baru pihak kepolisian akan melakukan olah TKP awal bersama labfor juga sudah hadir untuk mencari sebab dari kejadian kebakaran ini,” ujar Susatyo.

Sementara menunggu hasil investigasi resmi, keluarga korban masih menanti proses identifikasi di RS Polri untuk dapat membawa pulang jenazah dan melakukan pemakaman. 

Kepala RS Polri, Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono, menyampaikan bahwa posko antemortem di Gedung Disaster Victim Investigation (DVI) telah dibuka untuk menerima laporan dari keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Kami mohon keluarga yang merasa kehilangan bisa datang ke Gedung DVI. Tolong membawa foto korban, terutama yang memperlihatkan gigi, serta identitas lain. Kalau ada, data sidik jari sangat membantu,” ujar Prima.

Untuk mempercepat proses, RS Polri telah menyiagakan 11 tim dokter forensik lengkap dengan tenaga pendukung lainnya. 

BACA JUGA:Bupati Aceh Selatan Umrah Ditengah Krisis Banjir, Wamendagri Sebut Itu Tindakan Fatal, Harus Dicopot?

BACA JUGA:Ketegangan Memuncak di Asia Tenggara, Thailand Luncurkan Serangan Udara ke Wilayah Perbatasan Kamboja

Tim tersebut akan bekerja secara bergantian untuk memastikan setiap jenazah mendapat pemeriksaan menyeluruh, termasuk pencocokan identitas dengan metode ilmiah seperti odontologi forensik dan pemeriksaan DNA jika dibutuhkan.

Kategori :