Banjir Tak Kunjung Surut! Warga Periuk Damai Tangerang Terpaksa Bertahan di Pengungsian

Senin 26 Jan 2026 - 06:30 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

Evakuasi menggunakan perahu karet masih dilakukan, terutama bagi warga yang rumahnya berada di wilayah dengan genangan tinggi.

BACA JUGA:Banjir Kepung Kota Bekasi, Hujan Deras Rendam Pasar Family Harapan Indah hingga 50 Cm

BACA JUGA:Karawang Lumpuh! Banjir 2,5 Meter Rendam Permukiman, Warga Terjebak di Rumah Panggung

Petugas juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap arus air dan potensi bahaya lain, seperti kabel listrik dan binatang berbisa.

Banjir kali ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pada Jumat lalu, ketinggian air di Periuk Damai sempat mencapai 4 meter dan merendam hampir seluruh kawasan perumahan.

Banyak rumah mengalami kerusakan, perabotan hanyut, dan kendaraan terendam. Warga berharap air segera surut agar mereka bisa kembali ke rumah dan memulai proses pembersihan.

BACA JUGA:Imbas Banjir, KAI Batalkan 11 Perjalanan dari Jakarta dan Refund Tiket 100 Persen hingga Rp3,5 Miliar

BACA JUGA:Kali Ulu Meluap! Cikarang Utara Terendam Banjir Lebih 1 Meter, Ratusan Rumah Kebanjiran

Hingga kini, penyebab utama banjir diduga akibat curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus, ditambah buruknya sistem drainase dan meluapnya aliran sungai di sekitar kawasan tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah penanganan jangka panjang untuk mencegah banjir berulang, termasuk normalisasi saluran air dan perbaikan infrastruktur.

Sementara itu, warga Periuk Damai hanya bisa bersabar menunggu banjir surut.

Solidaritas antarwarga dan bantuan dari relawan menjadi penguat di tengah situasi sulit ini.

BACA JUGA:Jakarta Dikepung Banjir Lagi! 16 RT dan 10 Ruas Jalan Terendam, Ketinggian Air Mencapai 60 Cm

BACA JUGA:Pantura Kudus Kembali Dilalui! Banjir Berangsur Surut, Arus Kendaraan Mulai Lancar

Banjir Tangerang yang tak kunjung surut ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama di wilayah rawan genangan saat musim hujan.

Kategori :