Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Bali Usai Kunjungan ke Doha, Pastikan Penanganan dan Bantuan Cepat Tersalurkan

Minggu 14 Sep 2025 - 10:18 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

“Digendong saya, stroke lima tahun saya tidak bisa apa-apa. Saya cuma jualan kopi di sana, dagang kecil. Terus sekarang bagaimana, modal sudah habis,” ucapnya dengan nada pilu, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (13/9/2025).

Mendengar cerita itu, Prabowo tampak terharu.

Ia langsung menghampiri perempuan tersebut, menggenggam tangannya, dan berusaha menenangkannya.

“Ya nanti kita bantu, ya,” jawab Prabowo, yang kemudian berjanji akan memprioritaskan bantuan bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian.

BACA JUGA:Derasnya Hujan Picu Longsor dan Banjir di Bali, Dua Warga Jembrana Tewas Terseret Arus

BACA JUGA:Dipilih Gen Z Via Discord, Mantan Ketua MA Sushila Karki Jadi PM Nepal Sementara

Sebelum tiba di Bali, Prabowo telah memantau perkembangan situasi bencana dari luar negeri.

Saat masih berada di Doha, ia menghubungi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beserta instansi terkait untuk segera bergerak cepat.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan BNPB dan instansi terkait untuk segera bertindak cepat di lokasi bencana,” tulis Sekretariat Kabinet dalam unggahan di Instagram, Rabu (10/9/2025).

Fokus penanganan diarahkan pada evakuasi korban hilang, penyedotan genangan air di titik-titik vital, dan pembersihan material banjir, termasuk di kawasan Pasar Badung yang terendam hingga basemen.

BPBD Bali mencatat terdapat 120 titik banjir yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.

BACA JUGA:Rumah Dijarah, Eko Patrio Muncul dan Pasrahkan Semua, Pilih Ngontrak di Pinggiran Jakarta: Ambil Hikmahnya

BACA JUGA:Heboh Muncul Pagar Beton di Cilincing, Gubenur DKI Ungkap Sudah Kantongi Izin: Tak Bisa Apa-apa

Denpasar menjadi wilayah terdampak terparah dengan 81 titik banjir, disusul Gianyar 14 titik, Badung 12 titik, Tabanan delapan titik, Karangasem dan Jembrana masing-masing empat titik, serta Klungkung satu titik.

Hingga Jumat (12/9/2025) siang, korban meninggal dunia akibat banjir mencapai 18 orang, lima orang masih hilang, dan sedikitnya 562 warga mengungsi ke berbagai posko yang telah disiapkan pemerintah.

Banjir yang melanda Bali dipicu oleh hujan deras yang mengguyur selama lebih dari 24 jam.

Kategori :