Dr. Zaidul menjawab dengan analogi sederhana:
"Misalkan kita bicara kunyit, kunyit itu ada kurkuminoid atau kurkumin disitu tapi bukan hanya kurkumin," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa masalah asam urat bisa muncul karena cara pengolahan makanan yang salah.
Misalnya, tempe yang digoreng dengan minyak berulang kali dapat memicu peningkatan kadar asam.
"Dalam hal ini, nggak salah tempenya tadi tapi salah minyaknya, minyak yang mungkin memicu asam urat itu," timpalnya.
Cara Sehat Mengonsumsi Tempe dan Kacang
Dr. Zaidul Akbar menyarankan agar tempe dikonsumsi dalam bentuk mentah atau dijus dengan tambahan madu, kurma, dan jahe.
Cara ini lebih aman dan justru menyehatkan, asalkan tidak berlebihan.
"Justru malah sangat baik gitu asal jangan berlebihan ya," imbuhnya.
Terkait kacang-kacangan, ia menegaskan bahwa jenis kacang seperti almond sangat baik untuk kesehatan.
Yang berbahaya adalah kacang tanah yang digoreng, karena minyak dan tepung yang digunakan dapat meningkatkan kadar asam dalam tubuh.
"Kacang digoreng, segala macam digoreng, itu kan asam ke badan, tepung tepung digoreng, tepungnya aja sudah asam sebenarnya," jelasnya.
Imbauan untuk Penderita Asam Urat
Bagi mereka yang memiliki riwayat asam urat, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk sementara waktu menghindari makanan yang berpotensi meningkatkan kadar asam.
Sebagai gantinya, perbanyak puasa, minum air putih, dan konsumsi minuman herbal.
Ia bahkan membagikan resep sederhana: campuran jahe, kapulaga, serai, dan lengkuas yang direbus menjadi minuman hangat.
"Itu sangat membantu memperbaiki metabolisme kerena asam urat itu keseimbangan yang sebenarnya dan bahan-bahan yang sifatnya membentuk asam itu ya distop atau dikurangi lah dijauhkan," pungkasnya.